“Mau aku kutipkan suara hujan?”
Langit mulai kelabu di sore itu tatkala aku duduk termenung
di sebuah dek kosong
Sekilas ku layangkan pandanganku mencari sosok yang dapat ku
amati
Nyatanya kosong…
Waktu memberikan waktunya untukku lanjutkan lamunanku..
Dingin..beraninya kau menghantamku
Sang burung pengantar berita datang menemuiku
Dia pecahkan lamunan yang sedari tadi ku susun rapi
Gulungan surat dari Tuannya sekarang berada dihadapanku
Sedikit resah melihat gulugan surat yang tak biasa itu
Sedikit lusuh dan kucel
Ya..Kucel
Gulungan itu adalah Kucel yang memberikan berita padaku
Kucel, gulungan kucel itu menawariku sebuah kutipan
Kutipan dari Suara Hujan di sore itu
Suara Hujan…sekali lagi..Suara Hujan
Yang mengabarkan padaku akan hujan yang akan datang untuk
mengguyurkan kebahagiaan padaku
Bahagia yang sempat dia tawarkan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar